Postingan

Donor Darah

Gambar
Akhir Oktober seperti ini, orang-orang Barat sedang heboh merayakan pesta Halloween, yang identik dengan segala yang seram-seram, hantu, labu nyengir, dan kostum-kostum aneh. Saya punya kegiatan lain di masa Halloween ini. Daripada berseram-seram pake make up berdarah-darah, lebih baik donor darah. *maksa Ini pengalaman pertama kali bagi saya mendonorkan darah. Udah kepingin sejak lama, tapi waktunya selalu ga tepat. Entah di saat saya lagi menstruasi, lagi puasa, abis minum obat, dan sebagainya. Baru kali ini ada kesempatan, Alhamdulillah. Usai makan siang dan solat zuhur, saya bersama tiga orang kawan langsung menuju GOR Pakuan, tempat acara donor darah berlangsung. Acara donor darah kali ini merupakan inisiatif dari mahasiswa Fakultas Geologi Unpad kerjasama dengan Corporate Social Responsibility Cipaganti dan Palang Merah Indonesia. Wow, lumayan banyak juga yang datang. Senengnya lihat antusiasme mahasiswa untuk mendonorkan darah, sebuah kegiatan yang pastinya sangat bermanfaat! Ak...

Tulisan Tangan

Gambar
Teknologi memang diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Namun tetap saja, dalam hubungan interaksi antar manusia, banyak hal yang tak bisa tergantikan, bahkan oleh teknologi paling modern sekalipun. Contohnya, meski saat ini berkomunikasi semakin mudah menggunakan berbagai perangkat seperti telepon, SMS, chat, instant messenger, bahkan video chatting, tetap saja, semua tak bisa menggantikan peran komunikasi tetap muka. Meski sekarang kau bisa punya ribuan teman maya di facebook atau jutaan followers di twitter, tetap tak ada yang akan bisa menggantikan sepuluh sahabatmu. Dan meski sekarang sudah ada berbagai perangkat teknologi untuk mengirim pesan singkat, mengetik lebih cepat, serta berbagai font tipografi, buat saya, tetap tak ada yang bisa menggantikan tulisan tangan.  Ya, tulisan tangan. Hampir setiap hari orang menulis dengan tangan. Dan tulisan tangan itu seperti sidik jari, tak ada tulisan orang yang sama persis. Bahkan kita bisa membaca karakter dan sifat ses...

INDONESIA: Places I Should See Before I Die (Part 2)

Gambar
Dirgahayu Indonesiaku! Siapapun tahu, Indonesia adalah negara yang luar biasa indah. Pesonanya tiada dua di dunia ini. Mulai dari keramahan masyarakatnya, kekayaan budayanya, dan tentu saja, eksotisme alamnya! Sungguh, budaya dan alam Indonesia tak akan pernah habis dibahas. Banyaaaaakk sekali tempat indah di Indonesia yang pengeeeeeeennn banget saya datengin. Sampai saya bikin daftarnya di buku harian saya: INDONESIA: Places I Should See Before I Die. Banyak banget. Berikut lanjutannya. 1. Nusa Tenggara Kepulauan yang terletak di Indonesia bagian tengah ini begitu eksotis, menyimpan kekayaan alam dan budaya yang unik, berbeda dari daerah lain. Begitu banyak tempat yang ingin saya kunjungi dari kepulauan ini. Di antaranya adalah, Danau Kelimutu, pantai berbatu hijau-biru di Ende, terus pengen lihat kuda-kuda Sumbawa berlarian di savana , pengen lihat orang main Sasando , dan tentu saja, Pulau Komodo. 2. Gunung Rinjani Masih di Indonesia bagian tengah, aku pengeeeen sekali mendaki gunu...

INDONESIA: Places I Should See Before I Die (Part 1)

Gambar
1. Ngarai Sianok, Sumatera Barat NGARAI SIANOK, lembah curam yang terletak di perbatasan Bukittinggi dengan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Jurang ini dalamnya sekitar 100 m membentang sepanjang 15 km dengan lebar sekitar 200 m dan merupakan bagian dari patahan yang memisahkan Pulau Sumatera menjadi dua bagian memanjang (Patahan Semangko). Patahan ini membentuk dinding curam, dan membentuk lembah hijau yang dialiri Batang Sianok yang airnya jernih. Pertama kali aku lihat foto Ngarai Sianok di kalender. Waaahhh… aku bener-bener melongo waktu memandangi fotonya, dan membayangkan betapa kecilnya aku jika berada di bawah tebing-tebing batu itu. Ngarai Sianok ini sebetulnya patahan, mirip-mirip lah dengan patahan Lembang di Jawa Barat, tapi menurutku ngarai ini pemandangannya lebih W.O.W! 2. Pantai-pantai di Bangka Belitung Kepulauan BANGKA–BELITUNG, sebuah provinsi muda yang dulunya menjadi bagian dari Sumatra Selatan. Kepulauan Babel dipisahkan oleh Selat Bangka dari Pulau Sumatra, dan Se...

Lollipop Clutch, My HANDMADE...!

Gambar
Aku baru aja menyelesaikan sebuah rajutan, kali ini bukan syal atau topi, melainkan sebuah dompet atau CLUTCH...! Cantiknyaaa ♥♥♥ Aku menyebutnya Lollipop clutch, karena warna benangnya itu ngingetin sama lollipop, si permen warna-warni, aaaa lucu deh pokoknya! Ukurannya lumayan besar, karena awalnya pengen bikin laptop case, tapi apa daya benangnya kurang >. Dari luar sih kelihatan baik-baik aja ya clutch ini, tapiiiiii jangan coba-coba lihat dalemnya! Ahahahaha... parah banget asli! Terutama di bagian retsleting, alamak... trus masang dalemannya juga kujahit pake tangan aja, trus nggak tau lah gimana caranya yang penting nempel! \m/ Dalemannya pakai kain pelangi juga, keren deh pokoknya colorful! Eits, udah udah jangan diliatin detailnya gitu dong, gak usah merhatiin jaitannya deh, hihi. Ini tadi pagi aku diajarin Mbah buat ngejahitnya, Mbahku sampai mumet dan nyerah, "Yo opo nak, jaitanmu iku... koyok aku biyen. Wis gak popo lah." :p Well, sekarang aku punya tempat bagu...

P.M.S

Gambar
Sebentar, ini tanggal berapa? Udah menjelang tanggal 20 ya? Huh, pantas saja aku nge-galau. Sudah 3 hari terakhir ini kepala migrain, perut melilit, pegal-pegal, jerawat kecil-kecil, aaagghh... This is my PMS! Apa? PMS? Seperti kita ketahui, perempuan memang berbeda dari kaum pria. Mereka memiliki siklus-siklus tertentu dalam hidupnya, bahkan dalam setiap bulannya. Siklus-siklus yang pada umumnya diakibatkan oleh perubahan hormonal dalam tubuh seorang perempuan. Nah, PMS atau pre-menstruation syndrome adalah gejala-gejala khas yang (katanya) lumrah dialami para perempuan menjelang "tanggal merah"-nya. Seringkali, di tanggal-tanggal ini (katanya) perempuan jadi sangat sensitif. Dikit-dikit marah, dikit-dikit nangis, dikit-dikit ngambek. Senggol-bacok, gitu istilah seremnya. Sehingga seringkali para perempuan mencoba untuk meminta orang-orang di sekitarnya untuk memahami gejolak emosionalnya, "Ei, gue lagi PMS nih! Jangan macem-macem ya!" atau, "Haduh...s...

Belajarlah dari Blitar!

Gambar
Matahari mulai condong ke barat saat aku dan Uphay meninggalkan kompleks makam. Di antara sekian banyak pintu di kompleks makam ini, semua pengunjung tetap diarahkan ke satu pintu keluar yang berada di sebelah utara makam Soekarno. Nggak boleh keluar lewat pintu lain. Kenapa ya? Nah, rupanya inilah cara pemerintah kota Blitar menata tempat pariwisata, sekaligus menghidupkan perekonomian masyarakatnya. Karena melalui pintu tersebut, sebelum keluar kita akan disambut oleh puluhan pedagang di pasar oleh-oleh yang berjejer rapi di sepanjang pintu keluar. Seperti pasar oleh-oleh yang ada di sepanjang jalan keluar dari Candi Borobudur di Magelang gitu deh. Ya, seperti itu bentuknya, namun barang-barang yang dijual memang jauh lebih sedikit dan lebih sederhana. Ada berbagai kerajinan kayu, kaos-kaos bergambar Soekarno, penganan khas, serta beragam batik. Potensi yang sederhana, namun dimaksimalkan. Di ujung jalan, puluhan becak pariwisata sudah menunggu. Wah… kupikir ini adalah contoh yang ...